Rabu, 13 Desember 2017

Dia....
Karya : AFF


Saat SMP caca adalah anak yang tidak memiliki teman tapi seiring berjalannya waktu ia mendapatkan teman. 1 tahun pun berlalu Caca berasa di kelas 8 tapi saat itu ia berpisah dengan temannya karena berbeda kelas. Setengah tahun berlalu Caca bertemu dengan seorang teman bernama Ani. Sejak saat itu mereka mulai bersahabat dan tak lama Ani mengajak Caca untuk ikut les bersamanya.
Saat sampai di les itu Caca melihat 2 anak laki-laki yang satu temen sekelasnya dan satu lagi ia tidak kenal. Ani pun mengenal kan aku pada mereka dan ternyata nama anak laki-laki itu ada Naca. Caca pun berteman dengan anak-anak les itu. Seiring berjalannya waktu Caca pun berada di kelas 1 SMA . Saat itu ia melihat daftar nama di kelasnya dan tak sengaja melihat nama Naca. Hari demi hari berlalu di hiasi oleh pertengkaran Naca dan Caca. Hal itu terlihat biasa di kelas karena sejak awal Caca memang suka mengerjain Naca. Lama kelamaan rasa cinta muncul di hati Caca. Tapi tak lama kemudian hati Caca hancur saat mendengar bahwa Naca sudah berpacaran dengan seseorang. Caca ingin menyerah tapi ia tak bisa mengubah kebiasaannya untuk mengganggu Naca. Akhir bulan menuju ujian akhir Caca mendapatkan pesan dari Naca, Caca pun kaget karena Naca yang biasanya menyebalkan dan tidak pernah membalas chatnya memulai chat duluan. Sejak saat itu Caca dan Naca sangat deket tapi Caca merasa cukup bersalah karena Caca merasa ia mengganggu hubungan Naca dan pacarnya. Hari pun berlalu dan sebentar lagi ulang tahun Naca tapi beberapa hari sebelum ultahnya Naca, Naca berkata padaku bahwa ia putus dengan pacarnya. Caca pun merasa cukup senang dan sangat merasa sangat bersalah tapi Naca menjelaskan semuanya kepada Caca dan Caca merasa cukup tenang. Hari demi hari pun berlalu suatu ketika Naca mengajak Caca dan teman" lainnya untuk jalan-jalan dan bersenang-senang bersama. Saat malam sepulang dari berjalan-jalan tiba-tiba Naca mengungkapkan perasaannya pada Caca. Caca pun tak percaya akan hal itu dan Caca berusaha untuk membahas yang lain. Tapi Naca ingin mendengar jawaban nya tak lama pun Caca menjawab "maaf kan aku" Serentak Naca sudah menebak jawabannya tiba" Caca menjawab lagi "maafkan aku tak bisa menolakmu dan aku sangat sayang padamu".    Akhirnya, mereka pun berpacaran dan selalu melewati hari-hari bersama dalam keadaan apapun.

101 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Dia kyk judul lagu aj haha tp bagus ceritanya

    BalasHapus
  3. Tulis pengalaman pribadi jg dong wkwkwk

    BalasHapus
  4. Cerita tentang persahabatan yg bagus, great

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus