Tugas Menyatukan Cintaku
Karya : AFF
Karya : AFF
Suatu hari disekolah IM ada seorang murid SMA yang malas dan orang-orang suka bilang dia itu anak perempuan yang tidak memiliki perasaan. Sebut saja namanya Miyuki. Setelah beberapa hari disekolah kelas Miyuki kedatangan murid baru yaitu Kaito. Kaito ini anak yang pintar dan rajin. Suatu ketika saat pelajaran Bahasa Indonesia, guru memberikan tugas merangkum dan membuat soal berkelompok. Satu kelompok dua orang. Awalnya guru memberikan kebebasan untuk memilih kelompok, tapi karena banyak murid yang ingin sekelompok dengan Kaito maka guru mengatur kelompoknya. Setelah disebut nama teman sekelompoknya ternyata Miyuki sekelompok dengan Kaito. Kaito pun menghampiri Miyuki dan menanyakan kapan ingin membuat tugas itu. Tetapi Miyuki hanya mendiamkannya dan tidak merespon. Miyuki hanya asyik mendengar lagu saja. Kaito pun marah dan memukul meja. Miyuki masih saja menghiraukan Kaito, akhirnya Kaito membuka head set Miyuki dan berteriak. Miyuki pun marah dan berkata "gak usah jerit-jerit lo kira gue tuli apa!". Kaito pun menjawab "ya, gue kira lo tuli karena gak menjawab omongan gue" (dengan nada menyindir). Miyuki pun tambah marah dan keluar kelas dengan membanting pintu.
Saat pulang sekolah Miyuki pun langsung cepat-cepat pergi tapi saat di dekat gerbang Kaito memegang tangan Miyuki dan Miyuki langsung melepasnya dan berkata "Apaan sih lo". Kaito pun menjawab "lo mau kemana? Tugas aja belum selesai kita omongin". Miyuki pun menjawab dan berkata "ya, gue mau pulanglah, oh ya soal tugas gue gak urus gue gak mau buat" Miyuki pun lanjut berjalan dan Kaito berteriak "Besok kita buat aku gak mau tau". Miyuki pun terus berjalan dan seakan-akan tak mendengar ucapan dari Kaito. Kaito pun akhirnya juga pulang.
Keesokan harinya saat pulang sekolah Kaito langsung menarik tangan Miyuki dan tak melepaskannya. Miyuki pun ditarik ke mobil Kaito dan Miyuki pun berkata "lepaskan! Kamu mau bawa aku kemana?". Kaito pun menjawab "duh, cerewet banget kamu ini, kita akan ke rumahku". Miyuki pun berbicara kembali tetapi Kaito langsung memotong dan berkata "diamlah!!!".
Sesampai dirumah Kaito, Kaito kembali menarik Miyuki masuk kerumahnya karena Miyuki tidak mau turun dari mobil. Akhirnya Miyuki pun masuk kerumah Kaito. Kaito pun langsung mengeluarkan laptop dan mengajak Miyuki mengerjakan tugas. Tapi Miyuki tidak mau dan segera berjalan ke arah pintu. Kaito pun kesal dan mengunci pintu. Kaito juga berkata klaim gak boleh pulang sebelum mengerjakan tugas". Miyuki pun langsung marah dan Kaito menghiraukannya. Miyuki pun tetap tidak mau mengerjakan tugasnya dan cuma duduk-duduk saja sambil bermain handphone. Kaito pun langsung mengambil handphone Miyuki. Miyuki pun langsung mengejar Kaito untuk mengambil handphonenya tetapi Kaito langsung menaruh handphone Miyuki ke laci kamarnya dan menguncinya. Karena Miyuki tahu ia tidak bisa mengambilnya Miyuki pun tidur dikasur Kaito. Kaito pun marah-marah sambil memegang kedua tangan Miyuki dan menarik-nariknya. Miyuki pun menarik tangannya juga dan Kaito pun tertarik karena tak melepaskan tangan Miyuki.
Miyuki dan Kaito pun saling bertatapan. Tiba-tiba Miyuki mendorong Kaito dan memarahinya. Kaito punlangsung berdiri dan menarik Miyuki keruang tamu. Kaito juga menyuruh Miyuki mengerjakan tugas bersama. Tapi Miyuki memberikan alasan lain dan berkata "aku lapar". Kaito pun berpikir pintar, Kaito makan didepan Miyuki dan berkata "kalau kamu mau makan cepat kerjakan! Emm.... enak banget". Akhirnya Miyuki pun mengerjakan bagiannya. Lalu berkata "Aku sudah buat, sekarang mana makanan untukku?". Kaito pun mengantarkannya ke dapur dan berkata "anggap saja rumah sendiri, masaklah apa yang mau kau makan". Dengan muka sedih Miyuki menjawab "aku tak bisa masak". Dan akhirnya karena Kaito merasa kasihan, Kaito memasakkan makanan untuk Miyuki. Saat Miyuki makan Kaito melihat pekerjaan Miyuki, ia pun kaget dan berkata dalam hatinya "bagaimana mungkin orang malas dan bodoh sepertinya bisa membuat sebagus ini". Lalu Kaito pun tanpa mengabiskan waktu langsung menyelesaikannya. Kaito pun mengantarkan Miyuki pulang karena sudah malam.
Keesokan harinya Kaito langsung mengumpulkan tugas itu dan mendapatkan nilai sempurna. Tiba-tiba guru seni budaya pun masuk dan berkata "ada lomba dansa saat pesta akhir bulan ini dan akan ada pemilihan raja dan ratu dansa, bagi siapa saja yang mendapatkan gelar tersebut nilai rapot seni budayanya akan mendapatkan nilai sempurna". Kaito pun mengajak Miyuki dan menolak perempuan-perempuan dikelasnya. Tapi Miyuki menolak, saat dilorong arah keluar sekolah Miyuki mendapatkan telepon dari rumah sakit. Miyuki pun terkejut mendengar ibunya kecelakaan. handphone Miyuki pun terjatuh tanpa pikir panjang Miyuki lari meninggalkan handphonenya dan segera ke rumah sakit.
Sesampai di rumah sakit, Miyuki langsung menghampiri Ibunya dan saat di sana Ibu Miyuki berkata "Yuki ibu boleh minta sesuatu darimu?" Miyuki menjawab "apa Bu? apapun akan aku lakukan demi kesembuhan Ibu" Ibu Miyuki berkata "Ibu ingin kamu mendapatkan nilai besar". Tak lama kemudian Kaito muncul, Miyuki pun heran dan bertanya kenapa Kaito bisa disini. Kaito pun menjelaskan kalau ia mengikuti Miyuki untuk mengembalikan handphone Miyuki yang terjatuh di sekolah.
Miyuki pun langsung mengajak Kaito keluar dan berkata "Apakah boleh aku mencabut perkataanku di sekolah? Aku ingin berdansa denganmu dan mendapatkan nilai sempurna". Mereka pun berlatih setiap hari. Dan saat pesta akhir bulan Miyuki pun datang dan Kaito pun kaget melihat Miyuki yang biasanya seperti cewek tomboy menjadi terlihat cantik dan feminim. Mereka pun berdansa bersama dan tak berapa lama lagi akan diumumkan raja dan ratu dansa. Sekarang tibalah saatnya semuanya merasa tegang dan berharap bisa menang. Pembawa acara pun berkata "Raja dan Ratu Dansa tahun ini adalah ....". Murid-murid pun semakin tegang dan pembawa acara berkata "adalah Kaito dan Miyuki". Miyuki pun sangat senang dan tanpa sadar memeluk Kaito. Tak lama Miyuki langsung melepasnya dan minta maaf. Pembawa acara pun menyuruh Miyuki dan Kaito naik ke panggung untuk diberi mahkota raja dan ratu dansa.
Setelah pesta dansa itu Miyuki dan Kaito pun menjadi dekat. Mereka selalu belajar bersama, jalan bersama, dan banyak hal lainnya. Hingga, tiba saat pembagian rapot. Guru pun masuk dan menyebutkan rengking 1 sampai 3 "rengking 1 Kaito, rengking 2 Miyuki, dan rengking 3 .... ". Miyuki pun sangat senang. Dan murid-murid lain terheran-heran karena Miyuki yang pemalas bisa rengking 2 dikelas.
Saat pulang sekolah Miyuki mencari Kaito dan tak lama kemudian Miyuki menemukan Kaito. Kaito pun langsung memberikan bunga dan menembak Miyuki. Miyuki pun terdiam dan berkata "maaf Kaito, aku gak bisa ...." Kaito pun sedih dan membalikan badannya. Miyuki pun lanjut mengatakan "aku gak bisa menolakmu" dan langsung memeluk Kaito dari belakang.
Saat itu juga Miyuki berkata nanti saat semester 2 aku pasti bisa mengalahkan kamu". Tiba-tiba ada guru yang menjerit dari belakang "hei kalian ngapai?". Kaito pun langsung memegang tangan Miyuki dan berlari bersama.
