Rabu, 13 Desember 2017

Cinta dan Waktu
Karya : AFF


Ranz dan Alice adalah teman dari kecil. Sejak kecil mereka saling menyukai satu sama lain tapi mereka saling tak berani mengungkapkannya. Beberapa hari kemudian Alice di bawa pergi oleh orang tuanya ke luar kota sejak itu Alice tidak pernah bertemu dengan Ranz lagi. Saat SMA Alice kembali ke kota asalnya dan mencari Ranz tapi dia tidak menemukannya akhirnya Alice pun pulang untuk mempersiapkan diri karena besok ia sudah mulai sekolah. Saat di sekolah ia tak sengaja bertabrakan dengan seorang laki-laki dan saat itu mereka bertatapan dan Ranz menyadari bahwa itu adalah Alice. Ranz pun langsung memeluk Alice, Alice pun kaget dan melepaskan pelukan Ranz.
πŸ‘¦σΎ†› : Lice ini aku Ranz.
Alice pun menangis dan memeluk Ranz
πŸ‘§σΎ†œ : Kamu kemana saja dari kemarin aku mencari.
πŸ‘¦σΎ†› : Maaf kemarin aku menemani ibuku ke rumah nenek 
πŸ‘§σΎ†œ : Yaudah gpp kok
πŸ‘¦σΎ†› : Btw aku mau bilang sesuatu ke kamu sebelum terlambat lagi seperti dulu
πŸ‘§σΎ†œ : Bilang apa?
πŸ‘¦σΎ†› : Sebenernya dari dulu aku suka sama kamu. Mau gak kamu jadi pacar aku?
πŸ‘§σΎ†œ : Aku mau, aku juga sayang sama kamu
Merekapun berpacaran.
Keesokan harinya Ranz ngebut-ngebutan di jalan sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan mata Ranz menjadi buta. Ketika Alice mendengar hal it Alice cepat-cepat pergi ke rumah sakit. Ketika sampai di rumah sakit ia langsung bertanya letak kamar rawat inap yang ditempati oleh Ranz kepada suster yang ada di sana. Alice pun langsung ke kamar yang di beritahukan oleh suster yang ada di sana. Ketika Alice sampai di kamar Ranz. Alice pun menangis dan memukul Ranz dengan pelan dan berkata: "kenapa kamu begini?" Dan Ranz hanya tersenyum saja. Tiba-tiba dokter datang dan mengecek Ranz. Dan dokter meminta Alice ke ruangannya dan memberitahukan tentang Ranz bahwa Ranz akan mengalami buta selama hidupnya. Setelah mendengar hal itu Alice pun menangis dan tanpa berpikir panjang Alice pun langsung memberitahukan kepada dokter bahwa dia ingin mendonorkan salah satu matanya kepada Ranz. Akhirnya dokter itu langsung mengecek mata Alice apakah cocok dengan Ranz. Dan akhirnya matanya cocok untuk Ranz. Alice pun senang dan dokterpun langsung melakukan operasi mata. Setelah beberapa hari kemudian Ranz pun keluar dari rumah sakit dengan Alice. Dan melanjutkan sekolahnya.
Setelah 3 Tahun mereka berpacaran tak terasa Alice dan Ranz sudah kuliah.
Saat kuliah Alice merasakan sakit pada perutnya dan orang tua nya cemas saat melihat Alice terus menerus kesakitan. Akhirnya orang tua Alice memutuskan untuk membawa Alice ke rumah sakit dan ternyata Alice mengidap penyakit kanker. Orang tua Alice pun menangis dan tak lama kemudian Alice sadar. Orang tua Alice pun menyembunyikan fakta bahwa Alice mengidap penyakit kanker karena orang tua Alice tidak mau melihat Alice sedih. Tak lama kemudian Ranz datang ke rumah sakit dimana Alice dirawat. Ranz pun merawat Alice sampai sembuh. Tapi selama Ranz merawat Alice 1 minggu Ranz tidak mengikuti tes sehingga Ranz gagal dalam tes, tetapi Ranz tidak pernah menyalahkan Alice karena kegagalannya. Tak berapa lama tiba-tiba Alice mengajak Ranz untuk mengakhiri hubungan mereka selama ini tapi Ranz menolak permintaan Alice. Tetapi sebelum Alice meminta mengakhiri hubungannya dengan Ranz, Alice membuat sebuah surat untuk Ranz jika Ranz menolak permintaan Alice. Dan akhirny Alice memberikan surat kepada Ranz tapi Ranz harus membuka surat itu saat Alice tidak lagi kuliah bersama Ranz. Ranz pun mengambil surat dari Alice dan menyimpannya di jacketnya. Setelah seminggu kemudian Ranz merasa heran karena Alice sudah tidak masuk 1 minggu dan tidak ada kabar. Awalnya Ranz hanya mendiamkannya saja tapi keesokan hari nya Ranz bertambah heran dan akhirnya Ranz pun menghampiri rumah Alice. Sesampai di rumah Alice, Ranz pun memanggil Alice tetapi tidak ada jawaban. Tiba-tiba ada orang yang mendatangin rumah Alice 
πŸ‘΄σΎ†§ : Dek, cari siapa? Disini gak ada orang lagi. Rumah ini sudah di jual.
πŸ‘¦σΎ†› : Kenapa bisa di jual? Sekarang yang dlunya pemilik rumah ini tinggal di mana?
πŸ‘΄σΎ†§ : Entahlah tetapi saya mendengar bahwa anak dari pemilik dulunya rumah ini terkena penyakit namun saya tidak mengetahui dengan pasti bahwa orang tuanya membawanya ke rumah sakit.
πŸ‘¦σΎ†› : Dimana rumah sakit nya?
πŸ‘΄σΎ†§ : RS UYT
πŸ‘¦σΎ†› : Terima kasih pak.

Ranz pun segera pergi kerumah sakit tersebut dan menghampiri admin rumah sakit dan langsung bertanya ruangan yang di tempati oleh pasien yang bernama Alice. Akhirnya Ranz pun mengetahui tempat Alice berada. Ranz pun berlari menuju tempat Alice tetapi sesampai disana Ia melihat kamar yang kosong dan di sana hanya terdapat suster yang sedang membereskan ruangan. 
πŸ‘¦ : Dimana orang yang dirawat disini?
πŸ’ : Ia telah pergi
πŸ‘¦ : Pergi kemana?
πŸ’ : Sebaiknya anda bersabarlah dahulu dan relakan saja.
πŸ‘¦ :  Maksud suster apa? Jangan bilang ia telah meninggal dunia *menangis dan terjatuh*
πŸ‘¦ : Dimana dia sekarang ?
πŸ’σΎ†΄ : Di ruangan ujung sana

Ranz pun langsung pergi kesana dan menangis. Ketika Ranz ingin mengambil lap tangannya di jacket, ia mendapatkan sebuah surat. Tiba-tiba Ranz teringat akan surat dari Alice dan ia membukanya ternyata surat itu berisi :


56 komentar:

  1. Ak ssh pcaran tp telah trskiti

    BalasHapus
  2. Ak ssh pcaran tp telah trskiti

    BalasHapus
  3. So sweet ,nice story ������

    BalasHapus
  4. ide ceritany hebat, keep it up

    BalasHapus
  5. Bisa dibikin sinetron tuh wkwkwk

    BalasHapus
  6. Nyesek gila sedih, bagus ceritany

    BalasHapus
  7. πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

    BalasHapus